4 Rutinitas Simpel di Pagi Hari untuk Hempaskan Lemak Perut, Bye Gelambir

0
13

Beberapa orang merasa bahwa penurunan berat badan itu sulit dan terlihat mustahil. Namun, sebenarnya penurunan berat badan tidak hanya melibatkan cara-cara yang ekstrem atau menyiksa. Ternyata dengan membuat perubahan-perubahan kecil pada rutinitas pagi, dapat menurunkan berat badan dan mempertahankannya tetap di angka yang ideal

Dikutip dari healthline memulai pagi hari dengan air dan tubuh tetap terhidrasi dengan baik sepanjang hari merupakan cara yang tepat untuk meningkatkan berat badan. Terlebih, minum air putih dapat mengurangi nafsu makan seseorang, lantaran air dapat memberikan rasa kenyang. Selain itu, air juga dapat merangsang metabolisme seseorang untuk membantu membakar kalori.

Selain itu, berikut rutinitas pagi yang bisa membantu menurunkan berat badan dikutip detikcom dari berbagai sumber:

  1. Berolahraga sebelum sarapan

Melakukan olahraga ringan sebelum sarapan dapat membantu membakar lebih banyak lemak pada tubuh. Selain itu berolahraga juga dapat mengontrol kadar gula agar tetap stabil sepanjang hari. Seseorang dapat melakukan olahraga seperti workout ringan, yoga, atau berjalan dan jogging di sekitar lingkungan rumah.

2. Jangan skip sarapan!

Makan di pagi hari ternyata membantu proses penurunan berat badan. Asal pilih makanan yang tinggi kalori agar merasa kenyang lebih lama. Pilihlah menu sarapan yang tinggi akan protein, seperti telur, yoghurt smoothies, roti gandum dengan selai kacang dan buah-buahan.

3. Berjemur di bawah sinar matahari

Paparan sinar matahari pagi dapat memenuhi kebutuhan vitamin D pada seseorang. Ternyata vitamin D dapat membantu menurunkan berat badan dan mencegah penambahan berat badan. Cahaya matahari mampu membantu membakar sedikit lemak tubuh, seseorang yang terkena sinar matahari pagi cenderung memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih rendah.

4. Mempersiapkan makan siang

Cara sederhana yang dapat membantu menurunkan berat badan adalah menyiapkan makan siang sendiri di pagi hari, dengan memperhatikan kandungan dan kebutuhan nutrisinya. Makanan yang dibuat di rumah lebih terjamin kualitas dan kandungan nutrisinya dibandingkan dengan makanan yang dijual di luaran. Dikutip dari healthline, sebuah studi menyatakan bahwa orang yang memiliki perencanaan makan dengan kualitas diet yang baik, memiliki risiko obesitas yang lebih rendah daripada orang biasanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here